Pantai mangrove (wisata pantai mangrove) serdang bedagai jalan2 seru bersama blogger Medan

Jika kita biasanya jalan-jalan ke suatu tempat hanya ingin refreshing saja, namun jika anda ke berkunjung Pantai mangrove (wisata pantai mangrove) serdang bedagai anda bisa sambil belajar sekalian liburan tentunya merupakan sesuatu yang istemwa di tawarkan oleh pengelola pantai mangrove ini kepada kamu yang suka liburan dengan rasa tantangan yang berbeda.

Jika kamu berkunjung kesini dan ingin menanam pohon mangrove tentunya kamu harus lebih dahulu meminta ijin atau petunjuk dari pihak pengelola wisata manggrove ini yang ternyata di kelola oleh penduduk sekitar yang tergabung di dalam koperasi penduduk disana. Tentunya banyak ilmu yang kamu dapatkan dari pengelola (Guide) disana yaitu bukan hanya cara menanam pohon mangrove saja namun pengetahuan secara mendalam tentang Pohon mangrove, tentang pantai disana dan juga yang membuat saya salut adalah tentang perjuangan penduduk disana mengembangkan Pantai mangrove tersebut hingga sebagus hingga sampai sekarang.
Pantai mangrove (wisata pantai mangrove) : lokasi dekat area Parkiran

 Jalan menuju pantai mangrove serdang bedagai:
Nama: Panti Mangrove Sei Naga Lawan, Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara
Titik Kordinat : 3.591503, 99.091171
Jika teman-teman ingin jalan-jalan kesana namun belum pernah kesana jangan khwatir untuk pengguna Map peta google silahkan masukkan kordinat diatas untuk memandu kamu sampai ke tujuan lokasi. Namun bagi teman-teman yang tidak memakai Map peta google silahkan teman-teman menuju ke Jalan medan-pematang siantar. Setiba di pasar bengkel perbaungan jalan besar Jalan medan-pematang siantar silahkan tanyakan kepada salah satu penjual atau warga di sana dimana simpangnya untuk ke lokasi tujuan.
Kami kesana bersama komuntitas penulis medan atau blogger Medan dengan tema wisata mangrove. Kami dari Medan berjumlah kira 30-an dengan menaiki bus travel 2 buah bus. Bus yang kami tumpangi adalah bus Pravda Tour & Transpot medan (medanwisataRental) yang dibawa oleh CEO medanwisataRental langsung bang WIKI SYAFRIL.

Sesampainya bus di area parkiran kami langsung menaiki perahu dari sana langsung menuju lokasi pantai mangrove kira-kira 5 menit naik perahu maka kita telah sampai di lokasi pantai mangrove yang di sebut juga kampoeng nipah tersebut. Jika kamu sampai sana jangan sungkan-sungkan alias malu bertanya kepada warga sekitaran kampoeng nipah karena warga disana sangat akrab sekali terhadap pengunjung yang datang berwisata kesana atau pun yang hanya untuk kegiatan studi.


Wisata pantai mangrove sendiri sudah menjadi wisata yang sangat populer di sumatera utara bahkan sudah mempunyai beberapa penghargaan internasional dan juga nasional. Pengelola juga giat mengikuti event-event pariwisata hingga ke manca negara, itu dilakukan pengelola wisata ini demi mencapai tujuan dari harapan dari masyarakat dan pengelola wisata kampung mangrove ini agar berkembang dan menjadi Tuan di rumah di kampung sendiri. tutur Pak iyan yang merupakan guide kami yang juga mengajari kami menanam pohon mangrove.

Pemikiran para pengelola di kampung mangrove ini dan juga masyarakatnya perlu di contoh oleh pariwisata-pariwisata lainya di indonesia bahkan dunia karena mereka memiliki konsep yang luar biasa dengan tanpa merusak alam dan juga kemandirian yang di terapkanya. Bukan tidak ada yang mencoba berinvestasi, membeli wilayah tersebut oleh orang luar dari penduduk tersebut namun pengelola tetap mengedepankan tujuan awal mereka. Terlihat menurut cerita pak iYan dari hasil kerja keras mereka beberapa tahun tersebut sudah membuahkan hasil termasuk dari wisata, tangkapan hasil nelayan dan juga Anak-anak disana pun sudah mengerti betapa pentingnya tidak merusak alam wisata mangrove disana demi untuk uang sesaat saja.

Keberasilan itu pun telah terbukti dengan beberapa wilayah yang telah mencontoh atau penlitian terhadap pariwisata mengrove tersebut seperti dari derah bali, parapat, malayasia dan masih banyak daerah lagi tutur pak Iyan yang telah berkunjung melakukan Studi ke tempat tersebut.

EVENT Menanam Pohon mangrove with BLogger Medan:

Pada event ini kami blogger medan melakukan penanaman pohon Mangroe yang di pandu oleh PAK IYAN. Pohon mangrove sendiri mempunyai 3 jenis pohon mangrove yang dimana bunga (pucuk) dari pohon mangrove itu sendiri lah yang akan di benihkan di dalam pot. setelah menunggu 3 bulan maka pohon mangrove yang berhasil di semai di dalam pot di pindahkan atau di tanam ke tempat penanaman pohon mangrove. Perlu di ketahui bahwa pak Iyan mengajari kami dimana jarak penanaman pohon mangrove itu sendiri di tanam dengan jarak 1 meter ke kiri, kanan depan dan belakang.
Karena Lahan dari tempat penanaman mangrove sendiri adalah sangat lembab makan dengan tangan saja kita sudah bisa mengorek tanah dan langsung menanam pohon mangrove itu sendiri. Namun jangan salah sangka meskipun mudah menanam pohon mangrove namun tingkat pesentase tumbuh pohon mangrove sendiri tergolong sangat susah. bayangkan 50 % saja yang tumbuh itu sudah dibilang kategori yang sangat baik keberhasilanya dari persentase keseluruhan yang di tanam.

Tulisan mangrove khusus untuk pengunjung yang berwisata kesana untuk foto2
Kegiatan yang lain yang bisa kamu lakukan di tempat wisata ini adalah foto-foto, Mandi di pantai, berkemah,memancing, main layang-layang. Berdasarkan pengamatan kami ada juga orang yang melakukan foto Preweding di tempat ini yang konon katanya bagus tempatnya sangat cocok dijadikan untuk kegiatan foto preweding pernikahan. bagaimana apakah anda tertarik untuk foto preweding disini (upsss bagi yang sudah punya calon saja ya yang jomlo tidak tunggu ada pasangan dulu).

Bisa Juga jika kamu yang ingin berliburan bersama keluarga Anda bisa datang kesini ramai-ramai bahkan disana ada juga yang membawa pengeras suara, mereka gunakan untuk bernyanyi-nyanyi di pinggiran pantai. Namun untuk yang ini saya saranin anda hubungin dulu pihak pengelola disanan sebelum melakukanya. dan juga jangan lupa juga membawa oleh-oleh dari kampung nipah perbaungan ini atau kapung di sekitar sana hasil olahan Mangrove seperti dodol, obat-obatan dari mangrove dan lain-lain.

Kredit foto: FotografiMedan
Penulis: Rinaldhie Purba

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berikan pendapatmu atau pertanyaan di komentar di bawah atas postingan tersebut !! Berkomentar lah dengan Sopan, jangan menautkan Link hidup karena percuma saja akan dihapus admin!

Scroll to top